
Kerinci ,(MAN 2 Kerinci) Batik adalah kain khas Indonesia yang dibuat dengan menggambar motif pada kain polos. Batik merupakan perpaduan seni dan teknologi. Batik memiliki corak atau pola yang mengandung makna dan filosofi. Batik memiliki ciri khas daerah asalnya. 
Materi tentang batik di kelas XI F1A Guru mata Pelajaran Putri Wulandari, S.Pd , Gr dapat meliputi pengertian batik, teknik membatik, dan jenis motif batik. Kali ini guru pengampu mata pelajaran Kesenian di MAN 2 Kerinci mengimplementasikan materi tersebut dalam kegiatan pembelajaran berupa membuat batik tulis .
Siswa kelas XI F1Amempraktikkan cara membuat batik tulis,. Seluruh siswa kelas XI F1A antusias secara aktif dalam proses pembuatan batik tulis. Langkah-langkah membuat batik secara umum yaitu merancang motif batik, menyiapkan kain, membuat garis patokan, membatik, mewarnai, menghilangkan malam, mencuci dan menjemur. Motif batik yang dirancang yakni motif khas batik Kerinci yaitu tema Alam.
Langkah-langkah membuat batik tulis yaitu :
1. Persiapan Awal Siapkan alat dan bahan: Kain mori, canting, gawangan (penyangga kain), lilin atau malam, panci, kompor untuk memanaskan lilin, dan pewarna.Bersihkan kain: Cuci dan jemur kain mori, lalu rendam dalam larutan kanji agar lilin tidak meresap ke dalam serat kain, yang akan memudahkan proses membatik.
2. Proses Membatik (Teknik Canting Tulis) Nyungging: Menggambar pola motif batik di atas kertas.
Njaplak: Memindahkan pola dari kertas ke kain secara manual.
Nglowong: Menorehkan lilin dengan canting pada garis pola yang telah dibuat di kain.
Ngiseni: Mengisi bagian dalam motif dengan isian atau ornamen menggunakan canting.
Nyolet: Mewarnai bagian-bagian tertentu pada motif menggunakan kuas (teknik melukis).
Mopok: Menutup bagian yang sudah diwarnai dengan lilin malam.
Nembok: Menutup bagian latar belakang kain yang tidak akan diwarnai dengan lilin malam.
Ngelir: Merendam seluruh kain ke dalam larutan pewarna untuk memberikan warna pada area yang tidak ditahan lilin.
Nglorod: Merendam kain dalam air mendidih untuk melarutkan dan meluruhkan lapisan lilin. Tahap ini dilakukan setelah semua proses pewarnaan selesai. Proses ini dapat diulang untuk pewarnaan lapis kedua.
Keringkan: Setelah nglorod, kain dikeringkan dengan cara diangin-anginkan.
Kegiatan belajar mengajar materi batik ini dilaksanakan pada hari Rabu, (05/11/2025). Ini merupakan pertemuan Terakhir Semester Gajil 2025 praktek pembuatan batik di kelas XI F1A, pertemuan pertama menentukan pola motif dan pertemuan kedua yaitu proses pencantingan. Waktu yang dibutuhkan untuk proses praktek membatik selama empat minggu karena praktiknya langsung di dalam kelas tidak diperbolehkan melanjutkan di rumah.
Dengan adanya KBM ini diharapkan siswa dapat menghargai budaya daerahnya, bisa menghargai warisan nenek moyang, dan semoga dapat terus melestarikan apa yang sudah dipelajarinya untuk menyambut kehidupan mereka di masa yang akan datang.
Terkait dengan kegiatan tersebut guru pengampu mata pelajaran Kesenian kelas XI F1A menyampaikan bahwa tujuan dari materi ini yaitu untuk mengenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia. "Proses pembuatan batik itu bisa melatih mental siswa, melatih kesabaran siswa-siswi karena prosesnya yang panjang" , lanjut Ibu Nopi menambahkan ungkapannya.
Dengan adanya pembelajaran seperti ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi penerus budaya batik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Seluruh pihak di madrasah berharap kegiatan semacam ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak siswa-siswi yang terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui karya seni.
|
145x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...