
Senin, 21 Juli 2025, telah dilaksanakan Diseminasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kerinci. Acara ini bertempat di Ruang Majelis Guru, dimulai pukul 10.00 hingga selesai. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (BIMTEK) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Padang beberapa waktu lalu. BIMTEK tersebut diikuti oleh Wakil Kepala Urusan Kurikulum Edi Masrial, S.PdI
Pada kegiatan hari ini, peserta diseminasi adalah Majelis Guru MAN 2 Kerinci, hadir pengawas madrasah Syahrudin, S.Ag, M.PdI.
Acara dibuka dengan penyampaian materi terkait kebijakan Kementerian Agama dalam Implementasi Kurikulum Merdeka oleh Edi Masrial. Ia menegaskan bahwa Pemerintah menetapkan kurikulum minimum, prinsip pembelajaran, dan asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini memberikan ruang bagi madrasah untuk mengembangkan program dan kegiatan tambahan sesuai dengan visi, misi, dan sumber daya yang tersedia.
“Madrasah dan pendidik kini memiliki keleluasaan untuk mengatur pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta konteks lokal masing-masing. Ini merupakan bentuk kemerdekaan madrasah dalam mengelola pendidikan sesuai yang diharapkan, sehingga setiap madrasah dapat memiliki sistem pembelajaran yang khas,†ujar Edi Masrial.
Selanjutnya,Edi Masrial, Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 2 Kerinci, memaparkan materi mengenai persiapan madrasah dan guru dalam menghadapi Implementasi Kurikulum Merdeka. Ia menjelaskan tentang analisis capaian pembelajaran, strategi penyusunan tujuan pembelajaran (TP), penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), asesmen diagnostik, hingga pembuatan modul dan bahan ajar. Edi Masrial menekankan bahwa perubahan kurikulum bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan dapat dijalani dengan pemahaman yang baik dan kesiapan yang matang.
“Harapannya, peserta diseminasi memiliki mindset bahwa perubahan kurikulum ini tidaklah berat dan dapat dikelola dengan baik,†ujarnya. Penyampaiannya yang lugas dan sederhana berhasil memotivasi peserta untuk lebih memahami tahapan-tahapan dalam Kurikulum Merdeka.
Materi terakhir disampaikan Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 2 Kerinci, yang membahas penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) atau Kurikulum Operasional Madrasah (KOM). Ia menjelaskan bagaimana madrasah dapat menyusun struktur kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lokal, termasuk pola pemetaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin (P5RA) dalam kurikulum.#4
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari peserta. Beberapa pertanyaan dan tugas yang diberikan pemateri langsung dijawab dengan antusias oleh para peserta.
Di akhir kegiatan, pengawas madrasah, Syahrudin, menekankan bahwa setelah kembali ke madrasah masing-masing, peserta diseminasi diharapkan segera menyusun Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan madrasah mereka. (Humas/iwf)
|
227x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...